Senin, 02 Mei 2016

Ketangguhan Orang-Orang di Pulau

Tanggal 22 April 2016 saya mendapat kesempatan berkunjung ke Pulau Kulambing di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) Provinsi Sulawesi Selatan. Kunjungan ini sangat istimewa bagi saya karena mendapat penugasan dari Kelompok Kerja (Pokja) Desa Membangun Indonesia bersama Pak Idham Arsyad, Ibu Budhis Utami untuk mendampingi Bapak Marwan Jafar, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Kehadiran kami di Pulau Kulambing dengan tujuan untuk mengukuti proses peluncuran program Sekolah Perempuan Pulau yang diinisiasi oleh Yayasan Pengkajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) Sulawesi Selatan bersama Institute KAPAL Perempuan

Selama di Pulau Kulambing, saya banyak mendapatkan cerita-cerita seputar kehidupan orang-orang di pulau mulai dari cerita yang bersifat keluhan maupun informasi yang erat dengan kearifan-kearifan tradisional yang merupakan bagian dari kehidupan orang-orang di pulau. Salah satu diantaranya adalah manfaat pohon sukun. Selama ini buah sukun saya hanya kenal sebagai makanan yang enak kalau digoreng atau dikukus. Tetapi ternyata pohon sukun memiliki fungsi untuk metralisir air laut menjadi air tawar. Pantas saja beberapa kampung-kampung dipesisir yang saya kunjungi selama ini selalu menyaksikan pohon sukun terutama disekitar sumur warga. Pulau Kulambing contohnya, adalah pulau kecil tapi sebagian besar tanaman hijaunya didominasi oleh pohon sukun yang umurnya sudah ratusan tahun. Sayangnya pada tahun 2000 tepatnya tgl 1 Januari pulau Kulambing dilanda oleh badai besar yang menyebabkan sekitar 100 pohon sukun tumbang. Akibatnya sekarang ini mulai krisis air tawar. 

Kembali ke konteks awal, program ini adalah bagian dari pengembangan partisipasi dan kepemimpinan perempuan miskin dalam perencanaan dan pemantauan program perlindungan sosial untuk meningkatkan akses, kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak asasi perempuan miskin yang dikembangkan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kehadiran Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Pangkajene Kepulauan serta kementerian terkait bersama Anggota Pokja Desa Membangun Desa (Idham Arsyad, Budhis Utami dan Mahir Takaka) adalah sebagai upaya untuk mengintegrasikan dengan program pembangunan perdesaan/desa adat melalui dana desa. 

Program Sekolah Perempuan Pulau adalah salah satu program yang akan dijadikan sebagai salah satu program percontohan yang implementasinya dilakukan melalui kerjasama dengan berbagai pihak terutama dengan pemerintah daerah untuk selanjutnya direplikasi ke pulau-pulau lain.  Jadi kalau mau mendapatkan inspirasi yang berspektif  Perempuan kedepan..........hayoooo.........berkunjunglah ke Pulau Kulambing. Disana terdapat Perempuan tangguh menghadapi tantangan dilaut yang berprofesi sebagai nelayan. Bisa belajar bagaimana perempuan dan orang-orang pulau mengelola sumberdaya alamnya untuk kehidupan antar generasi.