Senin, 13 Juli 2015

Sungai untuk Kehidupan

Hari menjelang senja, tepatnya pada tanggal 23 Juni 2015 saya ditemani oleh Ubaidi Abdul Halim (Pengurus AMAN Wilayah Maluku Utara) dan Jhonas Ngoranoka yang populer dikampung Dodaga dipanggil dengan Jemz menikmati segarnya Sungai Dodada di Halmahera Timur. Walau masih suasana bulan puasa ramadhan, namun saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Maklum sebagai anak yang dilahirkan di kampung dipinggir sungai inilah yang menjadikan saya menjadi orang yang sangat mencintai sungai. Apalagi kalau sungainya bersih dan masih bersumber dari hutan adat waoooo.......pasti pucing kepala barby kalau tidak dapat kesempatan nyempung.

Saya penasaran lagi ketika dapat cerita dari tetua-tetua adat di kampung Tukur-Tukur, Dodaga bahwa sungai Dodaga ini masih banyak ikan sidat atau yang kami sebut dengan ikan masapi kalau di Seko. Betapa tidak selain hoby mancing ikan sidat juga sudah sekitar 7 bulan tidak pernah lagi mengunyah ikan sidat. Tapi tidak masalah yang penting sudah bisa mandi di sungai Dodaga sekitar 1 jam...lumayan puasss.

Tidak ada komentar: