Jumat, 31 Januari 2014

Mahir Takaka dan Rombongan bertemu Bupati Enrekang

Mahir Takaka, Calon Anggota DPD RI No. Urut 24 dari Daerah Pemilihan (DAPIL) Sulawesi Selatan diterima oleh Bupati Enrekang Bapak Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd yang didampingi oleh Bapak Sardi Razak (Ketua AMAN Sulawesi Selatan), Bapak Paundanan Embon Bulan (Ketua AMAN Masenreng Pulu), Bapak Made Amin (Tokoh
Adat Baringin) di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Enrekang tanggal 10 Desember 2013.

Dalam pertemuan ini, Mahir Takaka bersama Pengurus AMAN juga didampingi oleh Tokoh Adat yang berasal dari 19 komunitas di Masenreng Pulu antara lain Bapak M.DJ. Roberth, Muhammar Hasir (Tallu Bamba) dan beberapa tokoh adat lainnya. Pertemuan dengan Bupati Enrekang ini selain menyampaikan perkembangan dan dinamika perluasan politik masyarakat adat Nusantara, juga mendiskusikan isu-isu masyarakat adat di tingkat nasional mulai dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 35/PUU-X/2012 tentang Hutan Adat bukan lagi sebagai hutan negara, RUU tentang Pengakuan dan Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat.

Secara spesifik, Mahir Takaka bersama rombongan juga mengusulkan ke Bapak Bupati Enrekang tentang pentingnya penguatan identitas seni dan budaya Masenreng Pulu sbagai bagian dari pengembangan pembangunan dibidang Kebudayaan di Kabupaten Enrekang. Salah satu komitmen yang dihasilkan dalam audiensi ini adalah disepakatinya tim kecil untuk menyiapkan design pakaian adat Masenreng Pulu yang akan dipentaskan dalam perayaan HUT Kabupaten Enrekang yang akan diselenggarakan pada bulan Pebruari 2014 mendatang.

Kamis, 30 Januari 2014

H. Arifin Junaidi Memberi Dukungan untuk Mahir Takaka jadi Senator


Mahir Takaka mendapat dukungan dari Bapak H. Arifin Junaidi, Bupati Luwu Utara untuk menjadi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau Senator periode 2014-2019. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Bapak H. Arifin Junaidi disaat Mahir Takaka yang didampingi oleh Bapak H. Isjaya Kaladen Wakil Ketua Dewan AMAN Nasional dan Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Utara melakukan kunjungan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Luwu Utara, Selasa pagi, 28 Januari 2014. 

Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar 40 menit ini dilakukan diskusi singkat terkait dnegan isu-isu pembangunan di Luwu Utara yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk DPD RI kedepan antara lain; Pengembangan inprastruktur jalan trans Sulawesi yang menghubungkan antara Luwu Utara dengan Mamuju-Sulawesi Barat dan Luwu Utara dengan Sulawesi Tengah, sarana angkutan laut, termasuk pemeliharaan sarana transportasi yang sudah terbangun di Luwu Utara saat ini. Pengembangan ekonomi perdesaan yang berbasis potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh masyarakat termasuk layanan dasar untuk masyarakat dibidang pendidikan, kesehatan serta seni dan budaya untuk memperkuat identitas budaya masyarakat di Luwu Utara. Rumah tradisional juga menjadi salah satu isu yang perlu mendapatkan perhatian dari para pihak kedepan.