Senin, 01 April 2013

Bencana Kematian dan Kelaparan di District Kwoor, Kab. Tambrauw, Papua

“Kami Sudah Sakit Lama Tapi Petugas Kesehatan Tidak Peduli”, keluhan warga di Distrik Kwoor, Kabupaten Tambrauw kepada AMAN Sorong Raya.

Sejak bulan November 2012, masyarakat adat di District Kwoor, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat, terserang wabah penyakit yang menyebabkan kematian massal. Jenis penyakit yang diderita kebanyakan warga adalah busung lapar atau kekurangan gizi dan gatal-gatal. Wabah ini telah menyebar dibeberapa kampung yaitu; Kampung Jocjoker, Kosefo, Baddei, Sukuweis dan Krisnos.

Informasi yang dikumpulkan AMAN Sorong Raya, hingga Februari 2013 warga yang terserang wabah ini (sakit) sekitar 535 jiwa dan meninggal dunia 95 orang. Di Kampung Baddei; 250 orang sakit dan 45 orang meninggal dunia, Kampung Jokjoker ; 210 sakit dan 15 orang meninggal dunia, Kampung Kosefa; 75 sakit dan 35 orang meninggal dunia. Menurut keterangan warga, tidak ada pelayanan kesehatan dari pemerintah di Distrik Kwoor. Selain itu, Postu di Distrik Kwoor masih kekurangan tenaga medis, sehingga setiap warga yang datang seringkali tidak mendapatkan pelayanan karena mantra atau dokter tidak ada di tempat. Seringkali warga harus berjalan kaki ke kampong lainnya untuk mencari pengobatan.

Pelayan Gereja di Kampung Jokjoker menyatakan bahwa kejadian (warga sakit) mulai dari bulan November 2012. Warga sempat mencari pengobatan ke Kampung Werur dan sudah melaporkan laporan ke pihak medis atau ke pemerintah di distrik Sausapor dan Kabupaten Tambrauw. Namun, belum ada upaya nyata untuk membantu warga. Saat ini masyarakat harus mencari pengobatan sendiri dengan berjalan kaki hingga berhari-hari menempuh jarak yang jauh.

Hingga bulan Februari 2013, banyak warga di Distrik Kwoor yang meninggal dunia secara berturut-turut. Warga dari Kampung Kosefo (12 orang yang sakit) berjalan kaki ke Distrik Sausapor selama 4 hari untuk berobat dan melaporkan kejadian ini ke pihak Rumah Sakit. Masyarakat di Kampung Jokjoker mengalami trauma (ketakutan) karena banyak warga yang meninggal dunia. Mereka terpaksa pindah ke Kampung Bikar, Baddei Sibi dan sebagian ke Sausapor. Sedangkan jarak tempuh dari Kampung Jokjoker ke Bikar adalah 1 hari berjalan kaki.

Pelayanan atau bantuan dari pemerintah setempat sangat lambat. Saat ini baru dilakukan pengiriman obat-obat di beberapa titik (kampong Sumbab dan Bikar) saja. Masyarakat disuruh turun ke Kampung-kampung. Karena banyak yang sakit dan tidak mampu berjalan jauh lagi, maka hanya sebagian warga saja yang mengambil obat-obatan dari kampung yang ada pelayanan kesehatannya.

AMAN Sorong Raya dan jaringannya sedang melakukan upaya untuk membantu bencana wabah penyakit di Kabupaten Tambrauw ini. Mereka juga mengirimkan utusan untuk mencari informasi yang lebih detail dan lengkap lagi di lapangan. Saat ini AMAN Sorong Raya sedang melakukan konsolidasi dengan jaringan yang ada untuk mendesak pemerintah daerah supaya melakukan pelayanan dalam menanggani bencana wabah penyakit di distrik Tambrauw ini.

Rekomendasi dari AMAN Sorong Raya:


  1. Adanya indikasih pelanggaran HAM berat yang dilakukan oleh Negara dengan melakukan Pembiaran hingga masyarakat menjadi korban
  2. Segera adanya Tim bantuan untuk membantu manusia yang sakit dengan melakukan pengobatan, perawatan dan pelayanan sesegera mungkin
  3. Melakukan pendekatan konseling, dan penguatan pisikologis bagi masyarakat yang mengalami kehilangan saudara/i, anak, suami, istrik, adik, kk, keluarga, marga hingga mencegah Trauma yang berkepanjangan.
  4. Segera dibentuk Tim Investigasi yang Independent untuk melakukan Investigasi yang dalam terkait kasus kematian Masal serta pelayanan yang tidak sesuai.


Kontak Person:


  1. Bapak Kostan (AMAN Sorong Raya) Email ; jenives.magablo@gmail.com HP; 08159063657 dan 081247379090
  2. Ibu Ludia (Dewan AMAN Nasional Region Papua); Email; mantanansa@aman.or.id HP; 08134465411
  3. Annas Radin Syarif (PB AMAN), Alamat; Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 11A Jakarta Selatan. 12820 – INDONESIA Telp : 62 – 21 – 8297954; Fax : 62 – 21 – 83706282; Hp : 081381467856, Email; annas240@aman.or.id , Website; www.aman.or.id


Tidak ada komentar: