Jumat, 04 Januari 2013

Kesempatan Ke-3 Menikmati Keindahan Negeri Haruku dan Laut Banda Provinsi Maluku



Menikmati Sunset di Pantai Negeri Haruku
Tanggal 28 Desember di saat-saat kesibukan warga di Negeri Haruku menyambut datangnya pergantian tahun 2012 yang penuh kenangan dan menuju 1 Januari 2013 yang penuh harapan saya berkesempatan mendatangi Negeri Haruku yang terletak di Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Dalam perjalanan ini saya mengawali perjalanan dari Jakarta menggunakan pesawat udara dan tiba di Bandara Pattimura Ambon sekitar pukul 07.30 WIT. Begitu selesai mengambil bagasiku, saya langsung keluar bandara dan ketemu dengan Kaka Edi salah satu sopir mobil yang setiap hari mencari nafkah di Bandara Pattimura dan sekitarnya yang langsung mengantarku ke Kota Ambon. Setelah beberapa saat ketemu kawanku di Kota Ambon kemudian saya langsung menuju Pelabuhan Tulehu dan naik spead boath menuju Negeri Haruku yang memakan waktu sekitar 15 menit. Saya tiba di Negeri Haruku sekitar pukul 12.30 dan langsung di sambut dengan sangat penuh kekerabatan oleh Om Elly Kissya yang saat ini sedang menjabat sebagai Kewang Haruku. Om Elly sangat dikenal oleh publik termasuk Orang Haruku sebagai penyelamat adat dan budaya serta lingkungan. Dengan komitmennya yang sangat tinggi akhirnya di mendapatkan beberapa penghargaan dari Pemerintah antara lain sebagai Penerima Kalpataru, Satya Lencana, Costal Award dan yang terakhir adalah Penghargaan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional atas keberhasialnnya sebagai penggerak penyelamat pantai Negeri Haruku dan Rumah Kewang Haruku dari dampak perubahan iklim yang semakin ekstrim.

Ada beberapa lagi keteguhan yang patut di contoh dari Om Elly dan kawan-kawan masyarakat adat di Negeri Haruku yaitu bagaimana melakukan konservasi Burung Maleo (Macrcephalon Maleo). Sekitar jam 2 siang WIT saya sangat bahagia karena merupakan waktu yang tepat saya bisa menyaksikan si anak maleo keluar dari pasir tempat penangkaran yang dibuat oleh Masyarakat Adat Negeri Haruku. begitu juga dengan urusan penyelematan pantai melalui konservasi pohon mangrove yang diawali dengan proses pengembangan bibit di sekitar Rumah Kewang Haruku.

Pengalaman yang paling indah dan sangat membahagiakan saya adalah ketika keesokan harinya saya dapat kesempatan untuk ikut mancing di Laut Banda bersama rekan saya Clif Kissya. Cukup lumayan bisa dapat ikan yang besar-besar sebanyak 9 ekor. Selama ini saya sering mancing di laut dan ternyata waktu yang paling menyenangkan adalah saat memancing di Laut Banda........................ waktu yang saya manfatkan memang cukup sedikit karena harus menyelesaikan beberapa kerjaan dari kantor. Namun saya cukup terbantu dengan dukungan kawan-kawan di Negeri Haruku sehingga semua target kunjungan ini bisa tercapai dengan sempurna.

Silahkan mencoba bagi yang mau menikmati keindahan alam di Kepulauan Nusantara.....