Rabu, 26 September 2012

Empat warisan (asal usul) leluhur sebagai “unsur pembeda” Masyarakat Adat dari Masyarakat yangLlain

  • Kelompok Orang dengan Identitas Budaya yang Sama baik dari aspek yang berkaitan dengan bahasa, spritualitas, nilai-nilai, sikap dan perilaku yang membedakan kelompok sosial yang satu dengan yang lain. 
  • Sistem Nilai dan Pengetahuan atau yang lebih dikenal dengan sebutan kearifan tradisional bukan semata-mata untuk dilestarikan, tetapi juga untuk diperkaya atau dikembangkan sesuai kebutuhan hidup berkelanjutan. Untuk kearifan tradisional ini di seluruh pelosok Nusantara dimana Masyarakat Adat hidup dan menempati wilayah adatnya secara turun-temurun telah banyak dikenal beragama macam kearifan mereka seperti di Wilayah Adat Hono' di Kecamatan Seko Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan ada yang dikenal dengan Mukinete, Pasang, Miuhe, Muleling, Musango', Mu Ulang, Mu Asu dan lain-lain yang sampai saat ini masi hidup dan dipraktekkan oleh masyarakat adat Hono'.
  • Wilayah Hidup atau wilayah adat yang terdiri atas tanah, hutan, laut, sungai dan Sumber Daya Alam lainnya bukan semata-mata barang produksi atau ekonomi, tetapi di dalam wilayah adat tersebut juga menyangkut sistem religi dan sosial-budaya.
  • Aturan-Aturan dan Tata Kepengurusan Hidup Bersama Sosial atau Hukum Adat dan Lembaga Adat  adalah untuk mengatur dan mengurus diri sendiri sebagai suatu kelompok sosial, budaya, ekonomi dan politik. 

Tidak ada komentar: