Senin, 26 Maret 2012

Ketua DPR RI janji akan menghadiri Konggres AMAN


22 February 2012 05:33 WIB
Marzuki Ali berjanji akan menghadiri Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke Empat (KMAN-IV) di Tobelo, Halmahera Utara pada 19 – 25 April mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan saat audiensi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dengan Ketua DPR RI 9 Maret 2012 lalu.

Ketua DPR RI menerima perwakilan AMAN yaitu Abdon Nababan (Sekjen AMAN), Mahir Takaka (Wakil Sekjen AMAN), Jesaya Banari (Ketua AMAN Wilayah Halmahera Utara) dan Arifin Monang (Wakil Sekretaris Pelaksana KMAN-IV) di ruang kerjanya pada pukul 14.30 WIB. Abdon Nababan menyampaikan, bahwa KMAN-IV akan dihadiri 1696 komunitas adat anggota AMAN dari seluruh Nusantara. Total peserta yang akan hadir di sana lebih kurang mencapai 2500 orang, ditambah peninjau berasal dari dalam dan luar negeri.

KMAN-IV merupakan proses demokrasi lima tahunan dalam dinamika gerakan masyarakat adat di Indonesia. Gerakan ini antara lain bertujuan untuk mengembalikan fitrah negara Republik Indonesia pada falsafah Bhineka Tunggal Ika. Menurut Abdon Nababan, pilihan Tobelo menjadi tuan rumah KMAN-IV bertujuan untuk menunjukkan eksistensi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keberagaman etnis dan budaya.

Selama ini, pembangunan di Indonesia berorientasi pada daratan tanpa memperhatikan keberagaman yang ada. Hak-hak masyarakat adat ditindas oleh sistem pemerintahan yang berkuasa, sehingga mereka disingkirkan dari proses-proses pembangunan republik ini. Dengan mengusung tema, Memperkokoh Kebersamaan, Mewujudkan Masyarakat Adat yang Berdaulat, Mandiri dan Bermartabat. KMAN-IV akan merumuskan peran masyarakat adat dalam pembangunan Indonesia di masa mendatang.
Kehadiran Marzuki Ali, sebagai Ketua DPR RI, pada KMAN-IV mendatang, diharapkan mampu membuka wacana pemerintah Indonesia tentang pengakuan hak-hak masyarakat adat di Indonesia.

Terkait dengan itu, Abdon Nababan juga menyampaikan bahwa AMAN memperjuangkan Undang-undang Pengakuan dan Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat. Saat ini RUU tersebut sudah masuk dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2012. Secara khusus, AMAN meminta dukungan dari Ketua DPR RI untuk mengawal proses pembahasan RUU ini sampai disahkan menjadi Undang-undang. Seusai audiensi, dilanjutkan diskusi dengan Ahmad Ghofar, staff khusus ketua DPR RI. Diskusi difokuskan pada persiapan perjalanan Ketua DPR RI ke Tobelo, Kami akan mengirimkan surat ke Pemerintah Daerah Maluku Utara terkait ini, kata Ghofar mengakhiri pertemuan.